Minggu, 29 Januari 2006

MBELEHAN SILIR PASAR BESI TUA SEMANGGI SOLO

Pasar Besi Tua Silir orang sering menyebutnya Mbelehan Silir karena di tempat inilah biasa mobi-mobil tua di bongkar untuk di jual sendiri-Sendiri, bagian/sparepart yang masih bisa dimanfaatkan di jual sebagai komponen/suku cadang dan yang selebihnya di jual sebagai besi tua. Proses membongkar mobil dari berbagai tipe ini, di Solo di kenal dengan Mbeleh Montor, Bis, Trek maupun jenis jenis mobil lain. Sebab itu lah pasar besi Tua Silir Semanggi Solo ini di sebut juga Mbelehan yang maksudnya adalah tempat mbeleh/menyembelih. Tidak hanya binatang yang di sembelih, Mobil Truk, Bus dan lain kendaraan sejenis juga di sembelih ternyata.
MBELEHAN SILIR PASAR BESI TUA SEMANGGI SOLO
Di Pasar besi tua Silir Semanggi ini sering juga Orang mencari komponen-komponen/suku cadang mobil mobil tua dari bagian bagian mobil yang dibeleh/di Sembelih/di bongkar. Namanya juga di mbelehan jadi kudu pintar-pintar pembeli saja dalam memilih dan menawar barang yang akan dibelinya, karena jika tidak salah-salah bukannya dapat barang murah malah dapat Suku cadang Bekas dengan harga lebih mahal dari yang baru jadinya.

Tidak hanya besi-besi bekas dari berbagai macam mobil yang di jual di pasar besi Tua/mbelehan Silir Solo, bermacam macam barang seken/beks perkakas dari logam seperti Pintu besi, roling dor, waldingape dan lain semacamnya banyak di jual di Mbelehan alias Pasar Besi Tua Silir Semanggi Solo ini. Barang-barang dari beragam logam besi, aluminium dan logam jenis lain yang diperdagangkan di pasar besi tua Silir ini adalah barang-barang yang besar-besar sedangkan untuk barang barang yang kecil kecil ada pasar tersendiri di PASAR KLITIKAN NOTO HARJO yang berada di sebelah barat agak ke selatan, kalau di sebelah barat tepat dari mbelehan/pasar besi tua ini masih ada juga mbelehan dan di barat pasr besi tua ini memang tempat untuk menyembelih berbagaimacam unggas karena tepat di sebelah barat pasar besi tua Silir ini adalah pasar Unggas/Ayam PASAR AYAM SILIR

Sabtu, 28 Januari 2006

CERITA MUDIK UNIK

Cerita Mudi Sebenarnya sudah berlalu dan bukan lagi waktunya, orang Hari Raya sudah lama berlalu namun karena pada saatnya belum ada kesempatan untuk menceritakannya tak salah juga juga kalau baru sekarang saya cerita mudik unik yang mungkin hanya ada di tempat saya, itupun sangat jarang adanya dan mungkin hilang ini kisah beberapa tahun ke depan. 

Banyak cerita Mudik yang unik yang dilakukan para perantau untuk pulang berlebaran di kampung halaman Namun Cerita Mudik unik ini benar benar berbeda, karena yang mudik kali ini bukan perjalanan manusia pulang ke rumah melainkan pulang Pacul/Cangkul Dari tempat rantaunya. lah.. mana ada pacul/cangkul pake merantau pula? 
Begini ceritanya

Zaman Dahulu para petani biasa ke sawah dengan membawa cangkul dari rumah untuk bekerja di sawah dan setelah selesai cangkul di bawa pulang lagi, namun sekarang kebanyakan orang ke sawah sudah tidak lagi membawa cangkul dari rumah karena cangkul tidak pernah di bawa pulang dan hanya di simpan di gubuk yang di buat di sawah. 

Cangkul yang di sawah itu tidak pernah pulang kerumah kecuali mana kala Doran(Gagang cangkul) nya Patah untuk di ganti dengan yang baru dan Pada saat Bakdo Hari Raya Lebaran untuk dimandikan dalam tradisi ADUS BAKDO MANDI HARI RAYA LEBARAN       

Begitulah cerita unik mudik, bukan hanya manusia yang menjalani ritual mudik, Pacul/Cangkul dan Barang-barang sejenis juga menjalani ritual Mudik Lebaran..Memang Sudah Sangat jarang  orang yang anguri-uri (melestarikan) tradisi semacam ini namun tetap saja masih ada satu dua Orang di pelosok desa yang masih melaksanakan tradisi Jawa lama yang sudah banyak di tinggalkan seiring perkembangan Zaman dan keyakinan dan mungkin cerita semacam ini akan hilang nantinya. 



PRKAKAS RUMAH TANGGA DI CUCI/DIMANDIKAN PADA SAAT HARIRAYA
Dalam Tradisi Jawa Lama Pada Saat Bakdo/Hariraya Lebaran Perkakas Rumah Tangga Di mandikan/Dicuci Lalu Di Taruh Di Pelataran/Halaman Rumah

Jumat, 27 Januari 2006

DEBID AIR BENGAWAN SOLO MENINGGI DI BULAN JANUARI

Air Bengawan Solo Tinggi Di Januari. Sudah tiga hari terakhir debit air aliran Bengawan yang ada di Solo Saya pantau semakin meninggi hari demi. Intensitas curah hujan yang tinggi di Kabupaten Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Karanganyar membuat debit air Bengawan solo Semakin meningi terpantau dari atas jembatan Mojo-Semanggi.

debid air bengawan solo semakin meninggi

Debid Air Aliran Bengawan Solo Tertinggi Sampai Dengan Tanggal 28 januari semoga saja ini yang tertinggi dan tidak bertambah lagi


Melihat debit sebegitu tinggi walau di Solo tidak terjadi apa-apa karena air bengawan sebegitu masih wajar belum sampai meluap ke pemukiman warga. Namun demikian Saya suka kepikiran Bagaimana dengan Saudara-saudara di hilir sana yang kemungkinan terdampak dari semakin meningginya debit air Bengawan Solo ini.

Semoga Tetap waspada dan semoga tidak terjadi apa apa di hilir sana dengan Semakin tingginya debit aliran air Bengawan Solo. Semoga tidak menyebabkan banjir dengan meluapnya ke pemukiman warga. Seandainya meluap semoga saja tidak separah tahun tahun sebelumnya dan diberi kemampuan menjalaninya dan tetap semangat saja, sebagaimana Salut saya Pada Kang Agus Setya yang tetap semangat dan cerah ceria walau banjir melanda.

walau menjadi korban banjir namun tetap cerah ceria
Pinjam photonya Mas Agus Setya salut dah pokoknya walau banjir melanda tetap cerah ceria. Tak ada guna juga sedih, gundah gulana bahkan mengutuki bencana. mending tetap Semangat dan berfikir positf aja ya.

GUNUNG MERAPI MIRING DI KIRI

GUNUNG MERAPI MIRING DI KIRI--- Gunung Merapi Memang sangat Identik dengan Jogjakarata, Keraton kesultanan Jogjakarta dibangun dengan filosofi Api dan Air Yang berdampingan dan saling menjadi penyeimbang berjalan ritme se-irama. Api di-simbol-kan pada Gunung Merapi Dan Air Pada Laut Selatan Sedang Keraton berada di tengah-tengah sebagai sumbu keduanya, Sehingga antara api dan air berputar seiring se-irama dengan dengan berporos Keraton Jogjakarta Hadiningrat Keduanya berputar dengan seiring-se-irama sebagai penyeimbang dan saling melengkapi antara atu dengan lainnya

Gunung Merapi Gunung yang sebagian ada di Wilayah Daerah Istimewa Jogjakarta dan Bagian Lainnya ada di wilayah Jawa Tengah. Diposting MERAPI MERBABU saya tulis juga wilayah Merapi yang masuk Jogjakarta hanyalah sisi gunung bagian selatan sedang bagian barat utara dan timur masuk Wilayah Jawa Tengah.Sudah Begitu Jawa Tengah masih mengambil yang sisi Selatan lagi.

Maksud Penulis sebagai mana judul posting ini GUNUNG MERAPI MIRING DI KIRI itu hanya padangan penulis dari satu sisi saja. hal itu sangat jelas terlihat saat di perjalanan Solo-Jogja saat di Klaten jika menengok ke barat terlihat Gunung Merapi landai di sisi kanan dalam hal ini utara dan miring curam di kiri. 

Setahu penulis sisi utara sebenarnya lebih landai namun penambangan pasir yang saat ini dikeruk besar besaran malah ada di sisi selatan yang terlihat kemiringan yang curam itu yang mana wilayah itu adalah di daerah kabupaten Sleman Jogjakarta.

Sebenarnya dahulu di daerah Boyolali pernah dibuka untuk penambangan Pasir Merapi namun Tak berapa lama ditutup lagi dan kini penambangan Terbesar Pasir Merapi justru di sisi selatan di wilayah Sleman Jogjakarta. Saat lewat jalan raya Solo-Jogja selalu beriringan truk bermuatan pasir yang Melarikan Pasir Merapi dari jogjakarta ke seantero Solo dan sekitarnya.

Beratus-ratus bahkan  beribu-ribu kubik setiap harinya Pasir Merapi diangkut dari Jogjakarta menuju Jawa Tengah. Inilah maksud penulis Sebagian Besar wilayah Merapi di sisi Barat Utara dan Timur masuk Propinsi Jawa Tengah namun masih kurang dengan mengambili di sisi selatan Dari Gunung Merapi.

Namun itulah Berkah bagi warga sisi selatan Gunung Merapi yang mana jika dilihat dari wilayah timur Merapi Wilayah Sleman yang sat ini menjadi lokasi terbesar Penambangan Pasir Merapi  berada di sisi kiri yang terlihat kemiringan-nya sangat terjal, Sangat beda jauh dengan sisi Utara atau sisi Kanan yang terlihat begitu landai-nya Sehingga Terlihat Gunung Merapi Miring Di Kiri.

TAMAN PANCASILA - MONUMEN 45

TAMAN PANCASILA - MONUMEN 45 Salah satu taman kota yang juga sebagai monumen yang ada di Kabupaten Karangnyar. Kalau dulu telah saya tulis cerita saya saat berada di Taman Gajah Karanganyar yang tempatnya sangat nyaman utuk istirahat sejenak melepas lelah saat dalam perjalanan dengan kerindangan pepohonan di sana sehingga sejuk segar suasana walau berada di tengah kota dengan beberapa fasilitas permainan anak-anak sehinggga nyaman istirahat saya kala itu dan puas anak saya bermain-main di sana.
Lokasi Rumah Dinas Bupati Karanganyar Dilihat Dari Taman Pancasila

Di tengah kota karanganyar terdapat dua taman kota yang cukup luas dan menjadi ruang terbuka hijau yang menjadi tempat kegitan bersantai dan kegiatan ringan lainnya bagi warga. Taman Gajah berada di area komplek perkantoran di samping alun-alun Kota di depan Kantor Bupati dan satu lagi Taman di tengah Kota Karanganyar Yang di namakan Taman Pancasila Sekaligus dijadikan Monumen Perjuangan Empat Lima di Kabupaten karanganyar.

Taman Pancasila/Monumen Perjuangan45 berada di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Tempatnya lumayan luas dan cukup nyaman untuk sekedar istirahat melepas penat serta besosialisasi dan kegiatan ringan lainnya bagi warga. Saat ini Taman Pancasila terlihat semakin berisih dan rapi karena memang baru saja di renovasi dan saat saya tulis ini masih dalam pembenahan sana sini pada tahap finishing saja.
Taman Pancasila Di Siang Hari
Di Siang hari Taman Pancasila begitu bersih dan rapi dan berfungsi layaknya taman kota lainnya yang menjadi ruang terbuka hijau dan tempat bersosialisasi dan kegiatan ringan lainnya bagi warga masyarakat disana. Sedang saat hari mulai menjelang Sore tenda tenda mulai berdiri dan bayak pedagang kaki lima mulai menggelar lapak buat tempat beragam dagagangan yang mereka jajakan.

Beragam pedagang ada di sana mulai dari Makanan Berat seperti Pecel Lele, Martabak, Mi Ayam, Bakso Dan semcamnya, Jajanan ringan, Mainan anak-anak, macam-macam aksesories, Bahkan peralatan dapur dan masih banyak lagi. Ada juga yang menyediakan sarana Permainan anak-anak seperti odong-dong, kereta api-apian, Andong maupun becak dengan hiasan lampu led yang berwarna warni dan lain-lain semacamnya.

Keramain Di Taman Pancasila Kota karanganyar dari sore hingga malam dan setelah larut malam saat pengunjung mulai sepi para pedagang berkemas membongkar tenda dan lapaknya dan mengemas serta membawa pulang kembali, Dini hari kira kira jam tiga-an petugas kebersihan kota sudah mulai bekerja menyapu dan membersih sisa-sisa sampah yang masih tertinggal sehingga di pagi harinya Suasana Taman Pancasila dan Monumen45 kembali bersih dan rapi dan menjalankan fungsinya kembali sebagai taman kota yang menjadi ruangterbuka hijau.
      Taman Pancasila di Malam Hari
 Begitulah Taman Pancasila Yang Berada Di tengah Kota Kabupaten Karanganyar dengan fungsi ganda sebagai ruang publik, ruang terbuka hijau dan juga menjadi sarana mendapatkan Rejeki Warga sekitar Dengan berjualan disana Serta tempat asik buat rekreasi keluarga dengan bermacam-macam Makanan minuman jajanan dan segala macam jejualan ada disana serta banyak permainan anak anak ada di Taman Pancasila yang berada di Kabupaten Karanganyar.

AWAL DINAMAKANNYA MATESIH



AWAL DINAMAKANNYA MATESIH-- Diposting sebelumnya telah saya tulis tentang serba-serbi Matesih kali ini akan Saya tulis cerita tentang asal mula nama Matesih. Halitu benar-benar cerita kisahn nyata atau hanya sekedar mitos karangan orang-orang tua belaka sepertinya tidak ada mengetauhuinya. Awal dinamakannya Matesih berawal dari kisah perjalanan seorang pengembara yang namanya saya lupa., yang pastinya dia seorang Resi yang lumayan sakti mandra guna dan mempunyai banyak pusaka. Nama lain dari Pusaka daloam bahasa setempat adalah Jimat.


Pada suatu hari dalam perjalanan pengembaraan Seorang Resi yang Sakti mandraguna sampailah di suatu tempat. Setelah seharian berjalan di suatu siang yang panas oleh teriknya cahya matahari Resi tadi sudah merasa letih dan beristirahatlah dia disuatu tempat dibawah phon yang rindang. DikeluarkanNya bekal makanan dan beberapa pusaka atau Jimat yang dibawa saat itu. Setelah selesei memakan bekal makanan, Karena letihnya sapai-sampai ketiduran dalam istirahatnya dalam perjalanan itu.

Setelah beberapa saat ketiduran Resi yang Sakti itu terbangun dari tidur dalam istirahat siang itu. Karena perjalanan masih jauh maka segera Resi itu mengemas barang-barangNya dan bergegas melanjutkan perjalanan yang masih jauh tujuannya.

Sesampai di tempat tujuan Resi Sakti baru sadar kalau ada satu pusaka yang  tidak terbawa dan kemungkinan tertinggal di tempat istirahat saat perjalanan siag tadi. Karena hari telah larut malam  Resi itu berniat akan kembali hari berikutnya ke tempat istirahat siang tadi, kalau-kalau pusaka/Jimat tadi tertingal dan masih ada disana.

Keesokan harinya Resi Sakti kembali ketempat istirahat kemarin. Setelah sampai ternyata memang benar Pusaka/Jimat tersebut memang tertingal disitu dan masih berada ditempatnya. Dengan mengambil pusaka/ jimat itu Resi Sakti berkata dalam bahasa jawa:

Jebul kawisane jimat iki tesih ketingalan neng papan kene kene. Yoh.. . kapan ono rejaning jaman, papan iki takjenengne MATESIH. Yang artinya:

Trnyata Pusaka ini tertingal disini. Kalau begitu kelak bila tempat ini telah menjadi Ramai Saya namai Tempat ini dengan MATESIH.

Jadi asal nama Matesih dari kata jiMAT atau Pusaka dan TESIH yang berarti Masih. Kata MATESIH bermakna pusaka/jimat yang tertinggal masih berada pada tempatnya.

Kamis, 26 Januari 2006

MENGURUS AKTA KELAHIRAN

MENGURUS AKTA KELAHIRAN  Posting Kali ini saya akan cerita saat mengurus Akta Kelahiran Anak Saya. Ini adalah pengalaman mengurus Akta kelahiran di Kabupaten Karanganyar, mungkin di tempat lain tidak sama atau ada sedikit beda.

Walaupun peraturan yang mengharuskan pengurusan Akta Kudu Diurus Secepatnya dan jika terlambat Akan di kenakan denda telah di batalkan Mahkamah Konstitusi/MK namun tidak pas juga jika hal itu dijadikan alasan untuk menunda-nunda pengurusan Akta Kelahiran Anak karena memang Akta Kelahiran sangatlah Penting, lebih cepat pengurusanya lebih baik tentunya. 

Setelah Anak di beri Nama secepatnya di urus untuk mendapat Akta Kelahiran dengan meminta surat pengantar pengurusan Akta kelahiran dari Ketua RT dan di bubuhi cap stempel serta tanda tangan dari RW dan Kadus/Bayan.

Lalu datang ke Kantor Kepala desa dan menyerahkan Kartu Keluarga/KK dan Fotokopi Kartu Tanda Penduduk Serta Surat Pengantar Dari Ketua RT Lengkap dengan Cap Stempel seta Tanda Tangan RW dan Kadus/Bayan, lalu mengisi formulir pelaporan kelahiran si anak. Kantor kepala desa akan mengeluarkan Surat Kelahiran serta membuatkan Surat Pengantar Ke Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Guna Keperluan Pengurusan Akta Kelahiran.

Setelah mendapat Surat Kelahiran Serta Pengantar lalu menyerhkannya ke Kantor Kecamatan. Di Kecamatan akan di buatkan Kartu Keluarga/KK Baru yang sudah tercantum Nama Anak yang akan di urus Akta Kelahirannya sebagai pengganti Kartu Keluarga/KK Lama. Proses pembuatan KK baru kira kira Satu Minggu lamanya.

Selama menunggu Proses Pembuatan Kartu Keluarga/KK Baru di kantor Kecamatan Datang ke Kantor Urusan Agama membawa Potokopi Buku Nikah/Akta Nikah Untuk Mendapatkan Legalisir Fotokopi Buku Nikah/Akta Nikah Di kantor Urusan Agama Yang Mengeluarkan Buku/Akta Nikah Tersebut.
Setelah Kartu Keluarga/KK jadi datang ke Kantor Kependudukan Catatan Sipil Untuk pengurusan Akta dengan Membawa Syarat-Syarat  Pengurusan Akta Kelahiran:
  • Potokopi KK Baru yang telah tercantum nama anak yang akan di urus Akta Kelahirannya 
  • Surat Kelahiran Dari Kantor Kepala Desa 
  • Surat Pengantar Pengurusan Akta Kelahiran Dari Kantor Kepala desa 
  • Potokopi KTP Pemohon/Pelapor 
  • Potokopi Buku Nikah/Akta nikah yang di legalisir Kantor Urusan Agama/KUA yang mengeluarkan Buku nikah/Akta nikah tersebut.

Setelah Persyaratan lengkap Tinggal mengisi Formulir permohonan Akta Kelahiran dan Akta Kelahiran akan di proses oleh petugas di Kantor Kependudukan dan Catatan sipil.